Jam makan siang selalu menjadi waktu yang cukup ditunggu sebagian karyawan. Bukan hanya untuk mengisi tenaga dengan makanan, tetapi juga untuk sekadar menghela napas dari tumpukan pekerjaan yang terasa tak ada habisnya. Sejak dua minggu bekerja di perusahaan ini, Indira mulai terbiasa dengan ritme kantor yang bergerak cepat, penuh target, dan rapat yang silih berganti. Namun bagi Indira, momen yang paling menyenangkan adalah makan siang bersama Sela. Setidaknya ada satu orang yang membuatnya merasa tidak sendiri. “Makan sekarang?” tanya Sela sambil mengambil ponselnya yang tergeletak di atas meja. “Hmm, ayo,” jawab Indira seraya merapikan meja kerjanya. Ia masih merasa agak kurang nyaman dengan lingkungan kantor yang sekarang, namun setidaknya Sela membuat semuanya terasa lebih mudah dij

