Extra Part 33: Peran Kakak dan Adik

1200 Words

Aylin heran kenapa maminya sangat baik padanya hari ini, padahal beberapa saat lalu mami masih suka ngomel. "Bener nggak mau di mobil papi aja sama Mami?" Aylin artikan ini aneh. "Iya. Aylin mau sama Lianra aja, Mi." Ngomong-ngomong, Januar sudah minta maaf tadi. Aylin juga sudah dapat nasihat dari papi. Terus ... mami mencium pucuk kepala Aylin. Tumben, lho. Sampai hari esok dan esoknya lagi, mami masih bersahaja. Tanpa terasa kini sudah di Jakarta. Aylin sekolah seperti biasa, tak ada yang menarik. Kehidupannya sempat monoton. Apa karena Aylin tidak neko-neko, ya? Geng Maha juga sudah menjauh. Tidak suka mengganggunya lagi. Ini hal baik, sih. Oh, ya, besok ada acara ulang tahun di rumah Maharani. Aylin belum sempat izin. "Ada laki-laki?" Saat Aylin izin kepada papi. Sejenak Ay

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD