"Ternyata gini, ya, punya anak?" Jaya menoleh, baru beres mandi. Masih handukan malah. Sementara, Rea rebah telentang di ranjang sembari menggumam-gumam. Di sebelahnya sudah ada pakaian Jaya yang dia siapkan. "Ucapan kamu seperti orang yang baru dapat anak saja." Kan, sudah bertahun-tahun lalu momen itu. Malah anak Rea sudah dua. Rea senyum. "Iya, sih. Tapi kayak selalu banyak hal baru soal anak-anak dan aku sebagai orang tua. Ada aja yang bikin aku ngerasa 'oh, gini, ya, punya anak?' Atau; 'Oh, gini, ya, jadi ibu?' Kayak gitu, Mas. Paham, kan?" Panjang lebar dia bicara, awas saja kalau mas suami tidak memahaminya. "Paham." Dan tanggapan Jaya cuma itu. Oh, yang benar saja, Sis! Rea maunya ditanggapi sepanjang-lebar tadi dia ngomong. So, diliriknya Jayakarsa Atmaja. Sedang sibuk pakai

