⚠️ Bahasa Luka Seorang Reina ⚠️

1699 Words

Matteo menatap Leon lama sekali, bocah itu tidak berkedip, seakan siap menantang kalau jawaban yang keluar berbeda dari yang ia mau. Akhirnya Matteo menghela napas berat. “Baiklah. Aku akan membawamu,” ucapnya datar. Wajah Leon langsung berbinar, tapi hanya sebentar sebelum ia pura-pura kembali dingin. “Kupikir kau akan lari dari tantangan.” Matteo tidak menanggapi. Ia tahu bocah itu hanya ingin terlihat kuat. Dengan langkah mantap, ia berbalik, memberi isyarat agar Leon mengikutinya. Namun sebelum benar-benar melangkah keluar mansion, Matteo menghentikan langkahnya. Ia menunduk sedikit, agar sejajar dengan Leon. “Aku tidak akan membawa anak majikanku tanpa izin ibunya. Kau bisa menunggu, atau tidak ikut sama sekali. Pilihanmu.” Leon mendengus, wajahnya kesal. “Kalau kau bilang pada M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD