⚠️ Kau Adalah Kekuatan yang Dunia Tak Bisa Renggut ⚠️

1868 Words

Langkah Matteo terhenti di depan pintu ruangan Alvaro. Ia sempat ragu, tapi akhirnya memberanikan diri masuk. Pandangannya langsung jatuh pada ponselnya yang tergeletak di meja kayu gelap, tepat di depan Alvaro. Jantungnya berdetak keras. Ia tahu ponsel itu bukan sekadar barang yang tertinggal. Ada sesuatu yang sudah dibaca, dan dari sorot mata Alvaro, jelas sekali hal itu bukan kabar baik. Matteo menarik napas, mencoba menjaga wibawanya. “Maaf Tuan, tadi saya meninggalkan ponsel saya.” Alvaro tidak langsung menjawab. Ia duduk tegak, jemari panjangnya masih menyentuh tepi ponsel itu. Tatapannya menancap ke arah Matteo, tajam dan menusuk. Hening beberapa detik terasa seperti hukuman berat. Akhirnya, Alvaro mendorong pelan ponsel itu ke arah Matteo. “Ambillah.” Matteo meraih ponselnya d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD