Dede Banyak Diam

2067 Words

Dede menatap layar ponsel itu sebentar, seolah mempertimbangkan sesuatu, lalu mengembalikannya ke tangan Tanti. "Nggak ah … ntar katanya ikut - ikut campur pula aku," kata Dede akhirnya, suaranya datar tapi jelas ada penolakan di sana. "Ikut campur apa sih?" Tanti mendengus kecil. "Siapa juga yang tahu kau dengar VN-nya si Lia. Ada-ada aja pikiran kau." "Tetap aja aku nggak mau," jawab Dede singkat sambil menarik selimut sedikit lebih tinggi. Tanti memiringkan badan menghadap Dede. Matanya menyipit, lalu bibirnya membentuk senyum jail. "Kau dengar dulu. Lumayan buat pengantar tidur," katanya ringan. Dede terkekeh pelan. "Kalau aku mimpi buruk, kau mau tanggung jawab?" "Kalau kau mimpi buruk, cepat - cepat kau panggil aku," sahut Tanti tanpa ragu. "Biar aku datang nolong kau dalam mi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD