Sore itu, langit belum benar - benar gelap ketika ponsel Tanti untuk kesekian kalinya memanggil nama yang sama, Dede. Dan lagi - lagi, panggilan itu berakhir tanpa jawaban. Tanti menghembuskan napas panjang, menjatuhkan ponselnya ke atas kasur. "Kurang ajar kali lah kau, De," gumamnya sendiri. "Dari pagi sampai sore, hilang kek ditelan bumi." Ia melirik jam di dinding, hampir pukul lima. Biasanya, jam berapa pun dia selalu pegang ponsel dan selalu fast respon, malah kadang tidak ada angin atau hujan ia akan mengirimkan video random si Trump, kelinci peliharaannya. Tapi hari ini, tidak ada apa-apa. Sunyi. Tanti kembali mencoba. Nada sambung terdengar tapi tidak diangkat sampai mati sendiri. "Serius ya kau ini," ucapnya kesal. Di sekolah, siang tadi, semuanya terasa aneh. Sandra mondar

