Persiapan

2203 Words

Arsya turun dari kamarnya dan langsung menuju ke meja makan sedikit lebih cepat dari biasanya pagi itu. Bahkan sebelum papa dan Mamanya keluar dari kamar, ia sudah duduk sambil menunggu kedua orang tuanya muncul. Ada satu hal yang sejak bangun tadi terus berputar - putar di kepalanya. Ia bahkan sempat tersenyum sendiri di kamar mandi ketika memikirkannya. Kini di meja makan panjang itu sarapan sudah tersaji rapi. Seorang pembantu rumah tangga baru saja meletakkan teko kopi dan teh panas di dekat Arsya, lalu ia menyingkir pelan tanpa banyak suara. Di rumah itu semua sudah terbiasa bekerja dengan tenang, tanpa hiruk - pikuk yang tidak perlu. Papa Kana dan mama Ana akhirnya keluar dari kamar dan menuju ke ruang makan sambil membawa ponselnya. Mereka juga sudah rapi mau pergi ke rumah sakit.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD