Overthinking

1604 Words

Arsya kembali menonaktifkan ponselnya, lalu meletakkannya di atas nakas dengan gerakan yang lebih pelan dari sebelumnya. Kali ini bukan karena terpancing emosi atau karena ingin membantah tantangan Arman. Hanya saja ia sedang merasa lelah, baik secara fisik dan lebih dari itu, lelah di kepala dan dadanya juga. Sandra memang sedang menguji kesabarannya, hanya dalam dua puluh empat jam dia sudah banyak berubah. Padahal kemarin masih baik - baik saja. Tapi apa yang dia lakukan sekarang ini bukan berarti ia tidak mau putus dari Sandra. Pikiran itu justru mulai sering mampir akhir-akhir ini. Tapi tidak malam ini. Arsya tahu betul, jika ia mulai membalas pesan atau mengangkat telepon Sandra sekarang, percakapan itu tidak akan selesai dalam lima menit. Bisa berjam - jam. Bisa berujung debat panj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD