Mama Ana sudah memberitahukan kepada keluarganya bahwa Arman dan Arsya akhirnya melamar pasangan mereka masing - masing dan siap menikah tahun ini juga, cuma belum ditentukan pastinya. Kabar itu tentu saja disambut gembira oleh keluarga Pak Yanuar dan Bu Des. Hanya saja reaksi mereka tentu tidak seheboh keluarga Pratomo, istilahnya tidak proaktif dan hanya menunggu kabar selanjutnya. Sedangkan keluarga Pratomo, tidak bisa dipungkiri lagi mereka memang pihak yang paling cepat bergerak, apalagi suhu pestanya, Nini Priska. Pagi - pagi setelah sarapan Mama Ana sudah menerima panggilan telepon dari Jakarta. Nama yang muncul di layar, Tante Priska. Mama Ana langsung menerima panggilan tersebut. "Halo tante..." "Halo, An ... Apa kabar, sehat - sehat aja kan?" Alhamdulillah sehat tante, tante

