Calon Istriku

1905 Words

Sesampainya di rumah Eyang Nino, suasana sudah jauh lebih sepi dibandingkan ketika mereka berangkat tadi. Lampu - lampu di ruang tengah sudah dimatikan sebagian hanya menyisakan lampu - lampu kecil saja, ini meninggalkan kesan hangat sekaligus sunyi. Tidak terdengar suara televisi ataupun percakapan, sepertinyaEyang Nino dan Yangti Sarah sudah beristirahat. Arman dan Tanti masuk ke dalam rumah dengan langkah lebih lambat dan terkesan tidak tergesa - gesa, bahkan hampir tanpa suara, seolah tidak ingin mengganggu malam yang sudah larut. Begitu sampai di dalam, Tanti sempat menoleh ke arah Arman. Ada senyum kecil yang tidak bisa ia sembunyikan senyum yang sejak tadi terus menempel di wajahnya. Mereka tidak banyak bicara. Hanya saling pandang, lalu berjalan menuju tangga. Langkah kaki merek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD