Ya Begitulah...

2506 Words

Arsya tiba di rumah Dede, sepi seperti biasa. Halaman depan tampak teduh sebagian oleh bayangan pohon yang tumbuh di sudut pagar bagian dalam. Yang pasti terik mataharinya asih sama seperti tadi. Udaranya tentu saja jadi panas, tetapi suasana diluar rumah besar itu tetap terasa tenang, hampir seperti sedang tertidur sangking sepinya. Tante Indah sudah pasti di rumah sakit. Tadi saja Mama Ana bilang kalau sedang berencana makan siang bersama Tante Indah di sana. Om Sapta juga sudah berangkat ke Jakarta sejak pagi. Mobilnya memang ada di rumah, mungkin sopirnya sudah pulang lebih dulu. Kalau mobil yang biasa dibawa Bang Zaky memang tidak ada di rumah, mungkin sedang disuruh melakukan sesuatu di luar rumah atau justru standby di rumah sakit menunggu Tante Indah sampai selesai praktik sore na

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD