Tidak ada wajah tegang setelah ujian Biologi selesai. Dede dan Tanti melangkah keluar kelas dengan ekspresi biasa saja, seolah - olah barusan bukan ujian yang sempat membuat beberapa siswa lain mengeluh panjang. Ini memang efek dari belajar serius. Apa yang mereka pelajari keluar hampir semuanya, membuat rasa lega datang tanpa perlu euforia berlebihan. Arsya sudah keluar lebih dulu. Dari balik pintu kelas, Dede sempat melihat punggungnya yang menjauh ke arah parkiran. Sementara itu, Dede dan Tanti memilih berjalan lebih santai, membiarkan arus siswa yang berisik lewat lebih dulu. "Kata si Lia, Sandra merajuk berat," ucap Tanti sambil merapikan tas di bahunya. "Tapi kok Arsya tetap buru - buru ke parkiran, ya?" "Merajuk tetap," jawab Dede ringan. "Tapi diantarkan pulang juga tetap." Tan

