Bab 138

2555 Words

Zenia baru saja mendengar ada menekan bel pintu, tangannya masih terasa dingin karena udara pagi, ketika matanya menangkap sosok wanita cantik berdiri di depan rumah. Zenia tertegun, menatap wanita itu dengan tatapan bingung dan marah sekaligus. Wanita itu tersenyum tipis, menyilaukan mata Zenia. “Hai, Zenia, aku Azora. Aku ingin bertemu dengan Matteo, aku kekasih Matteo.” katanya dengan suara lembut, tetapi nada itu terasa menantang. Mata Zenia membesar, tubuhnya langsung tegang. “Apa maksudmu? Kekasih Matteo? Siapa kau mengaku-aku?” Zenia menatap tajam, amarah mulai merebak dalam dadanya. Azora mencondongkan tubuh sedikit, senyumnya tidak berubah. “Aku hanya ingin berbicara dengannya, Zenia. Aku hanya ingin Matteo tahu ak u ada.” Zenia menghela napas panjang, wajahnya memerah karena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD