Bab 224

2770 Words

Sore itu rumah Zenia kembali tenang. Cahaya matahari mulai meredup di balik jendela besar ruang keluarga. Angin lembut membuat tirai putih bergerakb perlahan. Di lantai karpet, Aidan masih duduk sambil menggambar. Anak laki-laki itu sangat serius menambahkan warna pada gambar mobil yang sejak pagi ia kerjakan. Di dekatnya, Althea duduk di kursi bayi. Tangannya memukul-mukul mainan gantung yang berbunyi lembut. Zenia duduk di sofa sambil memperhatikan kedua anaknya. Sesekali ia tersenyum. Matteo baru saja keluar dari ruang kerja dengan kemeja yang sedikit terbuka di bagian kerah. Ia berjalan mendekat dan berdiri di belakang Zenia. "Aidan masih menggambar?" Zenia mengangguk kecil. "Dia belum puas dengan mobilmu." Matteo tersenyum samar. Ia lalu duduk di lantai di samping Aidan. "Su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD