Bab 125

3034 Words

pZenia menatap wanita itu dengan mata setengah terpejam, senyumnya tipis tapi penuh ejekan. Wanita itu, dengan pakaian yang terlalu mencolok dan make-up berlebihan, terlihat begitu percaya diri, hampir sombong, ketika ia melangkah mendekat, mencoba menguasai ruang di depan Zenia. “Apakah… ini Matteo boss perusahaan ini?” tanya wanita itu, suaranya terdengar manja, seolah ingin menarik perhatian Zenia. Zenia hanya mengangguk pelan, tidak mau membuang banyak energi untuk menjawab. Hanya senyumnya yang sedikit melebar, penuh sindiran yang halus tapi menusuk. Mata Zenia mengikuti setiap gerakan wanita itu, menilai dengan ketelitian seorang istri yang tahu posisi dan batasannya. Wanita itu terkehenk kecil, menatap Zenia dengan mata yang penuh ambisi. “Sebentar glagi aku akan menjadi istri bo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD