Bab 214: Berat di Ongkos

1319 Words

“Udah Papa transfer ya tagihan tadi, Fal,” Elang meletakkan ponselnya di atas meja. Naufal mengecek mobile bankingnya. “Kok lebihnya banyak banget, Pa.” “Itu uang saku minggu depan. Papa sama Mama mau tugas luar.” “Tugas luar kemana? Masa barengan? Pasti akal-akalan aja nih biar bisa berduaan,” kata Naufal. “Aku juga ditransfer, Pa?” Tegar melihat ada notifikasi uang masuk di ponselnya. “Iya. Gak ada yang boleh minta ke Kak Azka. Kakakmu baru magang, masih sedikit penghasilannya.” “Papa mau kemana memang?” tanya Azka. “Singapur.” “Hah? Singapur? Berapa lama?” Tegar tampak tak rela. “Cuma seminggu.” “Papa aja kan sebetulnya yang harus tugas ke sana? Ngapain ngajak Mama segala?” protes Tegar. “Sudah kuduga pasti mau pacaran kan?” sambung Naufal. Elang hanya tersenyum lebar menang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD