Bab 226: Dandelion

1141 Words

“Mama pulang dari tadi?” tanya Azka yang baru keluar dari kamarnya dengan wajah masih mengantuk. “Lumayan. Enak bener ya, Kak, tidurnya. Capek?” “Ya begitulah. Dinas malam bikin jam tidur jadi gak bener,” Azka mengambil air putih ke dapur dan duduk di dekat ibunya. “Makanya buruan ambil spesialis jadi gak perlu terus-terusan dinas malam.” “Ah residen juga nanti sembarang ditempatkan kudu nurut.” “Bilang aja anak Dokter Elang.” Azka tertawa. “Mama jangan-jangan waktu residen bawa nama Papa ya, makanya aman.” Ayu ganti tertawa. “Papa belum pulang?” “Papamu paling cepet nanti sore pulangnya.” “Mama enak bener ya abis dari poli terus udahan.” Ayu tertawa. “Kan dulu Mama sudah pernah juga sampai malem di klinik waktu kalian kecil. Gimana sudah dipikirin mau ambil spesialis apa?” “H

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD