Bab 199: Ayah Sambung

1230 Words

Ragu-ragu, Azka mendekati panggung tempat ayahnya dan Dokter Anshel sedang berfoto bersama dengan beberapa mahasiswa. Elang yang melihatnya, langsung mendekati Azka dan menyapanya. “Papa kok gak bilang akan datang juga.” Elang tertawa. “Sebenarnya memang gak ada rencana. Kan bukan Papa yang diundang. Hanya Dokter Anshel memaksa.” “Tapi beliau keren. Meski posisinya di rumah sakit lebih tinggi dari Papa, tapi dengan tulus masih menganggap Papa mentornya. Bener dulu di Aceh bareng, Pa?” Elang mengangguk. “Sebelum Papa menikahi Mama. Tanpa bantuan beliau, mungkin Papa akan terlambat pulang dan bikin Mamamu kecewa.” Tanpa mereka sadari Anshel menghampiri mereka berdua. “Ini putra Dokter Elang?” sapanya ramah. “Iya. Ini Azka. Putra sulung kami.” Azka mengulurkan tangannya yang langsung d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD