Bab 200: Balance

1185 Words

Disadari atau tidak oleh Ayu, anak-anaknya semakin hari semakin menyerupai Elang meski tidak secara fisik. Cara mereka berpikir, dan bertindak, sebagian besar mengcopy cara ayahnya itu. “Sayang, Mama minta tolong ambilkan toples yang tutupnya sage dong,” perintah Ayu pada Tegar. Tak lama Tegar membawakan satu toples berwarna hijau toska. “Sayang, Mama minta yang sage. Bukan toska.” “Hijau kan?” ucap Tegar. “Iya. Tapi yang sage.” “Mama lihat sendiri aja deh,” Tegar melipir mendekati ayahnya yang sedang menonton televisi. “Kenapa?” tanya Elang. “Mama suruh ambil toples hijau sage. Katanya salah ambil.” Elang tertawa. ‘Belum tahu nih bocah warna kerudung ibunya di lemari ada apa aja,’ batinnya. “Perempuan memang beda melihat warna,” bisik Elang seraya bangkit menghampiri istrinya. “

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD