Bab 201: Perbedaan

1312 Words

“Ummi, aku sekolah SMP-nya nanti dimana ya?” tanya Adeeva pada ibunya. “Di sekolah negeri yang deket aja ya, Mbak, biar gak terlalu banyak biaya untuk transportasi.” “Aku bisa pakai sepeda kok, Mi, biar Abi gak perlu antar aku. Diantar Abi juga aku pulangnya sendiri kan?” Wulan mengangguk. Selama ini, ayahnya memang hanya bisa mengantarnya, karena pekerjaannya tidak memungkinkan untuk menjemput Adeeva. Akan tetapi ukan hanya transportasi saja yang sebenarnya ada di kepala Wulan. Pergaulan dengan anak-anak remaja yang cenderung rentan saling mempengaruhi itu yang menjadi pikiran Wulan. Jika putrinya masuk di sekolah yang bagus, dengan pergaulan dan latar belakang sosial ekonomi kawan-kawannya yang relatif lebih tinggi, Wulan khawatir itu akan menuntut cost yang lebih tinggi juga. Seko

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD