Cemburu Tipis-tipis

1101 Words

Sore harinya. Valerie yang sudah bangun setelah hampir seharian ini, hanya berada di atas tempat tidur itupun mencoba untuk turun. Ia berdiri pelan-pelan sambil memegangi perutnya dan berjalan perlahan ke arah balkon kamar. Sampai juga. Valerie berdiri di dekat pagar pembatas, sambil memperhatikan ke arah sekeliling rumah. Semilir angin berhembus. Valerie pejamkan kedua matanya dan merasakan hembusan angin yang menyentuh kulitnya. Cuaca serta suasana yang begitu menyejukkan, sedikit membantu pemulihan untuk tubuhnya lemas, berkat psikisnya yang digempur habis-habisan belakangan ini. Dari bawah. Seseorang yang baru saja tiba di rumah, terlihat mendongak ke atas. Ia tutup pintu mobil pelan-pelan, lalu perhatikan dengan lebih seksama lagi, wanita yang sedang terpejam di atas, tepat di ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD