Dia Tidak Ada di Sana.

1006 Words

Sore berganti malam. Valerie membuka kelopak matanya perlahan-lahan. Cedric yang sama sekali tidak terlelap itupun bangun dan memperhatikan Valerie, yang bola matanya pergi ke sana kemari. Valerie mengerjap-ngerjapkan matanya. Tubuhnya masihlah lemas dan setelah ia menoleh, dilihatnya langsung Cedric, yang tengah terdiam sambil memandangi dirinya. "Kamu sudah bangun?" ucap Cedric, yang didengar oleh orang yang memejamkan matanya di sofa. Tapi tidak bangun dan hanya diam mendengarkan saja. Valerie mendengar, tetapi ia tidak menjawab. Ia hanya diam saja, sembari mengumpulkan nyawanya. Sembari mengingat-ingat lagi, hal apa yang terjadi, sebelum ia tidak sadarkan diri. Hanya dalam hitungan beberapa detik saja, Valerie membeliakkan mata dan mulai meraba, ke atas perutnya yang masih rata. Se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD