71. Seperti Film Mafia

1641 Words

Baru saja kaki Evana melangkah masuk ke dalam rumah baru orang tuanya, suara ibunya sudah lebih dulu menyambut. “Ya ampun, Va! Kamu ke mana saja, hah?” Bu Ratna berdiri di tengah ruang tamu dengan tangan bertolak pinggang. “Beberapa hari nggak ada kabar, nggak muncul juga. Telepon jarang diangkat. Kamu pikir ibu ini patung?” Evana berhenti melangkah. Bahunya sedikit merosot. Rasa lelah yang sejak tadi ditahannya seolah tumpah begitu saja. “Maaf, Bu,” ucapnya pelan. “Maaf, maaf terus,” lanjut Bu Ratna. “Sekarang kamu sudah menikah, sudah punya suami orang kaya, orang tua ditinggal begitu saja?” “Bu,” potong Pak Hadi dengan suara tenang tapi tegas. Ia bangkit dari duduknya. “Sudah. Jangan mengomel terus.” Bu Ratna menoleh tajam. “Aku ini ibunya, Yah.” “Iya, tapi Evana juga anak kita,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD