70. Xenia Atau Avanza

2120 Words

Pak Arya berjalan lebih dulu menuju ruang divisi administrasi, sementara Evana mengikutinya di belakang. Jantungnya berdegup pelan karena bagaimana pun ini adalah tempat baru yang akan dia jadikan sebagai tempatnya bekerja. “Ini divisi operasional,” ujar Pak Arya sambil membuka pintu kaca buram. Begitu pintu terbuka, suasana langsung terasa hidup. Beberapa orang sibuk di depan layar komputer, ada yang sedang mengarsipkan berkas, ada pula yang berbicara lewat headset. Ruangan itu terkesan mewah, rapi dan penuh energi positif. “Teman-teman,” panggil Pak Arya dengan suara cukup lantang, “ini Evana. Mulai hari ini bergabung dengan kita sebagai staff administrasi.” Beberapa kepala menoleh bersamaan. “Halo!” “Selamat datang!” “Wah, nambah satu lagi tim kita.” Senyum Evana mengembang tan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD