57. ARETA II

1071 Words

"Ini." Ibu menunjuk sebuah foto pada album di atas pangkuannya. Malam itu, kala Reta diajak duduk santuy bersama ibu di ruang tamu sekaligus ruang keluarga, pun Artha ada di sana, yang Reta lirik sekilas sebelum ibu memulai acara bongkar aib anaknya. "Artha itu dulunya, pas kecil umur berapa gitu, dia nggak bisa banget jongkok meski cuma sebentar. Pasti aja, tiap jongkok ada yang keluar." "Bu ..." Plis. Baru dimulai dan belum apa-apa Artha sudah merasa anjlok pamornya. Reta menatap gerangan. Geleng-geleng pelan. Tak menyangka kalau dulu Kak Artha punya kebiasaan jorse begitu. Umh, iya ... jorok sekali. Ah, tapi kan namanya juga bocil. Ada saja kelakuan yang bisa bikin hilang muka kala dikisahkan begitu sudah tumbuh sewasa. "Oalah ... jadi Kak Artha nggak boleh jongkok ya, Bu." "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD