Hari itu ... Satu hari setelah Artha tukar cincin dengan Qaila sebagai simbol terikatnya mereka. Besoknya, Qaila datangi Artha. Yang saat itu juga, di depan Artha, Qaila lepaskan cincinnya. "Aku nggak mau, Tha." Artha diam. "Tolong punya kamu dilepas juga." Tentu saja, Artha menggeleng. "Gak apa-apa, yang aku dipake aja. Kalo kamu mau lepas, ya sudah." "Tha, please ..." Qaila memelas. "Ayo berontak, aku gak mau nikah sama kamu." "Qaila--" Yang detik itu juga tangan Artha digenggam Qaila, sejenak saja, sebelum kemudian Qaila sendiri yang lepaskan cincin Artha. "Mau aku yang pegang, atau masing-masing aja?" "Kalo kamu gak mau sama aku, kenapa nggak bilang aja sama Abi kamu?" "Andai segampang itu, Tha, udah aku lakuin sejak perjodohan kita ditentuin." "Qai, aku gak mau melenceng j

