Matahari Tenggelam.

1046 Words

Hari beranjak sore, matahari yang semula gagah berani berdiri di langit, perlahan turun. Tenggelam di balik laut, perairan yang begitu tenang. Zalman yang kelelahan merapihkan, menata barang-barang memilih mengistirahatkan diri di bangku kayu yang dirinya dan Calvin buat sesaat lalu. "Hari yang sangat panjang." "Saya akan coba untuk tidur dan beristirahat semenit saja," gumamnya, meracau tak jelas. Kala matanya hendak terpejam, suara langkah kaki yang mendekat mengurungkan niatnya. "Pa, aku bawakan olahan minuman dingin!" Kila memberi kejutan, membuatkan sesuatu yang sejak tadi memang begitu Zalman butuhkan. Pria yang dipenuhi keringat sehabis bekerja itu segera membuka mata, bangkit. Sempat merintih sedikit karena merasa di beberapa bagian ototnya mendadak kaku. "Minuman dingin?"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD