Melihat Zalman dan Kila yang nampak asik menghabiskan waktu dengan berbincang bersama, Calvin yang juga sibuk sejak tadi mendekat. Keringat di kening membuatnya terlihat seksi, cool. Tidak perlu usaha untuk membuat Calvin menjadi idaman. "Sedang mengobrol apa?" tanya lelaki berparas menawan, Zalman dimasa muda. "Ajakin, dong!" Kila buru-buru menyahut, ia sampai berdiri karena panik Zalman buka suara. "Jangan bongkar rahasia kita, Pa! Jangan coba-coba memberitahu Bang Calvin sekecil apapun informasinya!" telak, seolah mengumumkan bahwa itu hanya soal mereka berdua, Kila begitu cekatan. Calvin yang disudutkan dan tak dipihak siapapun mengerutkan keningnya. "Ih, kok gitu?" Zalman hanya terkekeh geli. Lama mereka mengobrol hal yang hanya dipahami oleh kakak beradik itu, sebelum Calvin m

