Jangan Pergi, Bunda.

1020 Words

Saat Kila tengah sibuk bicara dengan Calvin, diam-diam Ghina berniat meninggalkan tempat itu, dan menghilang. Pergi jauh dari keluarga yang telah dikecewakan olehnya ini mati-matian. Sayangnya, usahanya tersebut gagal saat putrinya tau lebih dulu dan kembali menahan dirinya agar tetap di sana. "Bunda!" Ghina tidak pernah menyangka hal ini akan terjadi. Seorang yang menjadi alasan yang untuk bisa tinggal di tempat sehangat ini rupanya harus ia buat kecewa juga. Ini perihal gadis kecilnya, Kila. "Sayang," Ghina tidak berani menatap mata putrinya itu, bergumam sedih. "Waktu Bunda sudah habis, La. Bunda harus —" "Sudah Kila bilang untuk jangan pergi, 'kan? Kenapa Bunda tidak dengar?" seloroh gadis itu, memotong dengan nada kesal bukan main. Ghina tersenyum sedih, "Tidak ada yang Bunda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD