Perhatian Berlebih.

1057 Words

Soraya berlarian diantara lorong demi lorong rumah sakit, tujuan utamanya adalah untuk menemui Zalman. "Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi." Adalah jawaban yang sejak tadi ia terima tatkala mencoba memanggil ponsel pria itu. Tidak biasanya seperti ini. Semakin membuat panik, kabar terakhir pria itu ia dapatkan tepat tatkala Bian memberitahu sesuatu terjadi pada Ghina. Apa saat ini Zalman sedang menyalahkan dirinya sendiri? Di suatu tempat, dimana tiada satupun orang yang tahu. "Kenapa tidak bisa tersambung, sih?" "Apa ponselnya mati?" "Dimana Pak Zalman? Astaga, aku bahkan tidak bisa berpikir sama sekali. Apa yang harus aku lakukan?" "Pergi kemana sebenarnya dia?" Sekeras apapun berusaha, wanita itu tidak berhasil, Zalman tidak ada di sini. Ia bahkan berulang kali bertany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD