Ghina Kritis.

1023 Words

Seseorang yang pernah berada pada moment antara hidup dan mati, pasti mengetahui sesakit apa sakaratul maut yang menimpa manusia. Zalman, ia memang belum pernah mengalaminya, tapi mampu menjelaskan dengan baik kondisi yang selaras dengan hal tersebut. Seperti ditusuk dengan pedang yang sama. Sebanyak dua kali. Dua kali berturut-turut. "Tidak Ghina. Saya tidak akan membiarkan hal yang buruk sampai menimpamu. Saya akan melindungi dan memastikan bahwa kamu akan baik-baik saja!" "Tolong, Sayang, buka matamu. Bukankah baru saja kamu terlihat begitu bahagia karena ada saya di sini." "Lalu kenapa kamu melakukan ini, pada saya? Mengapa kamu membiarkan saya sendirian, ketakutan, mencemaskan kondisimu di hari bahagia kita?" Zalman sudah berusaha meminta istrinya untuk sekali ini mendengarkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD