"Bunda?" tanya Kila, kala tidak sengaja mendapati Ghina melamun di taman belakang, "Apa yang Bunda lakukan di sini, sendirian?" Sementara yang dipanggil namanya nampak terkejut dengan kedatangan tersebut, terlihat dari ekspresi Ghina yang menegang. "Kila? Kamu di sini, Sayang?" sapa balik wanita itu, mencoba tersenyum hangat. Memerhatikan putrinya yang semakin lama semakin dewasa, ada ketenangan yang tidak mampu Ghina ceritakan. Gadis bertubuh kecil itu kembali mengulangi pertanyaannya. "Bunda sedang apa, di sini?" "Tidak ada, tidak sedang melakukan apa-apa. Bunda hanya duduk-duduk saja," jawab Ghina, untuk pertanyaan Kila. Singkat, padat, penuh kebohongan. "Apa terjadi sesuatu, Bunda?" gadis itu memastikan dengan raut wajah khawatir. Seperti tahu bahwa 'hanya duduk' bukan balasan

