Diantarkan Cilok.

1059 Words

"Tegang banget, mikirin apaan, sih?" "Astahfirullah!" Kila hampir berteriak kencang, mengundang perhatian semua orang yang berada di taman sekolah, untung saja ia langsung menutup mulutnya. Baru sedetik setelah keterkejutan itu, gadis berpenampilan anggun dengan gayanya yang simpel dan sederhana tersebut tahu bahwa yang bicara dengannya itu adalah Aldi. Sosok pria yang telah menemaninya selama bertahun-tahun terakhir. "Kamu tuh kalau dateng atau muncul tiba-tiba bisa enggak dikasih tanda gitu!" Langsung menceramahi Aldi, Kila begitu kesal. "Kaya jelangkung aja!" "Tanda gimana?" Aldi bingung, baru saja memulai pendekatan malah dicecar pertanyaan ambigu seperti itu. "Ya gimana, kek. Pikir sendiri!" Yang ditanya balik malah kesal, ingin melahap Aldi yang tidak mampu memahami maksud dar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD