Karena tak boleh dikunjungi banyak orang meskipun sudah dipindahkan di bangsal perawatan, Dokter melarang lebih dari dua orang yang bisa menemui Ghina. Siapapun yang mau memastikan keadaan wanita itu harus dilakukan secara bergantian. Ini demi kenyamanan pasien dan proses pemulihannya. "Masuklah saat Papa keluar," ucap Calvin, memberi kesempatan lebih dulu pada Kila yang sejak tadi menunggu dengan gelisah. "Mari lakukan bersama." Kila membalas, suaranya serak. "Aku mungkin tidak akan bisa tahan melihat Bunda dalam keadaan seperti itu bila sendirian." Mendengar Kila yang tidak percaya diri akan tegar selama berada di dalam, Calvin akhirnya menyetujui. Namun sebelum masuk, ada yang ingin Calvin sampaikan. Sebuah pengalaman yang membuatnya banyak belajar. "Hapus air matamu. Melihat put

