Gejolak vita dan Revan

1027 Words

​Di teras depan rumah, suasana masih terasa sangat hangat dan santai. Matahari siang mulai naik, namun rindangnya pohon mangga di halaman membuat udara tetap sejuk. Dika, dengan segala tingkah konyolnya, masih menjadi pusat perhatian bagi Cici dan Sari. Mereka duduk beralaskan tikar pandan, dikelilingi beberapa plastik belanjaan yang belum sempat dirapikan. ​"Tahu nggak, HP baru ini kalau di kota bisa buat panggil ojek terbang. Cuma di sini saja sinyalnya masih malu-malu kucing," ucap Dika sambil nyengir d***o, memegang kotak HP sekennya dengan gaya sok bos besar. ​"Dika, jangan mulai deh d***o-nya. Mana ada ojek terbang, kalau ojek pengkolan sih banyak," ucap Sari sambil tertawa renyah. Matanya sesekali melirik ke arah pintu rumah, mencari sosok Revan yang belum juga keluar dari kamar.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD