Di semester akhir ini Awan mulai sibuk bolak balik kampus hanya untuk bimbingan skripsi, belum lagi dia mulai observasi, ditambah mesti kerja di studio papi, plus jika malam Awan lembur mengerjakan skripsi. Membuat intensitas Awan bersama keluarga kecilnya terbatasi. Ya, mau bagaimana lagi? Awan ingin jenjang ini lekas selesai, agar dia bisa fokus pada rumah tangganya. Persoalan ilmu sudah Awan kantongi, tinggal dia praktik nyata di dunia bisnis sendiri. Awan punya perusahaan kecil yang dibangun bersama Guntur dan Langit, belum beroperasi memang, sebab masih disempurnakan sistem aplikasinya oleh Langit. Akan launching nanti saat Guntur sudah beres S1. Nggak lama, Awan saja sudah semester akhir, Guntur menyusul di tahun berikutnya. "Awan." "Iya, Ai?" "Perut aku usapin, dong." Anak-anak

