Jilid II - 71: Gempa Ngompol

1448 Words

Nggak kerasa, Awan mulai memasuki zona akhir kuliahnya, di mana perut Nara sudah jelas buncit di sana. Terakhir kali USG, Nara bersyukur isinya cuma satu. Aman. Kata dokter, jenis kelaminnya perempuan. Dengan demikian, Nara selalu memperingatkan Awan agar nanti baby mereka yang ini namanya jangan terinspirasi dari bencana, cukup di Topan, Badai, dan Gempa saja. Lagi, dokter memberi saran kepada Nara untuk nanti bila sudah memasuki hamil tua, baiknya Nara banyak bergerak, bahkan baby-nya boleh banget untuk dikunjungi oleh sang papa, itu bisa dikata sebagai ajang memancing. Konon, saat ini kandungan Nara masih tiba di tujuh bulannya, sudah melewati acara adat serupa tujuh bulanan, Nara dimandikan oleh air kembang dan berbagi rujak wewetengan. Eh, rujak buah yang dihaluskan. Tahu, kan? Dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD