Kejahilan Jesicca

1119 Words

Esok harinya. Jesicca bangun lebih dulu dan terburu-buru untuk turun ke bawah. Ia ingin membuat sarapan, untuk suaminya, yang hari ini sudah mulai kembali bekerja seperti biasanya lagi. Namun, baru akan turun dari atas tempat tidur, lelaki yang ternyata sudah ikut terbangun pun, nampak melingkarkan tangannya dan mencegah Jesicca untuk bergerak serta pergi dari sisinya. "Kamu mau kemana sayang? Ini masih pagi. Ayo, kita tidur lagi." Sebuah ajakan yang tidak langsung Jesicca setuju dan malah serta merta ditolak. "Aku mau buat sarapan dulu. Kalau tidur lagi nanti malah kesiangan. Udah lepasin. Mas mandi sana, aku buat sarapan." "Mas saja yang masak nanti," ucap Aaron dengan mata yang begitu berat untuk terbuka. Lelah sekali. Bukan hanya karena habis mengajak istrinya ini berjalan-jalan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD