Apa Dia Begitu Ganas?

1619 Words

Di dalam ruangan kantor Rainer. Si pemilik ruangan, nampak berkali-kali melirik ke arah wajah lelaki, yang sedang duduk sambil mengoreksi berkas-berkas laporan di hadapannya saat ini. Sebuah lengkung senyuman berkali-kali nampak juga pada bibirnya dan itu adalah senyuman, yang seolah-olah sedang mengejek. Lelaki yang dengan sangat sadar, bila sedang ditatap itupun mulai merasa gerah, atas apa yang sedang dilakukan oleh lelaki, yang merupakan atasan dan sekaligus juga sahabatnya itu. "Berhentilah melihat ke sini terus!" seru Aaron jengkel. Rainer tersenyum dengan semakin lebar dan puas sambil menggelengkan kepalanya. "Apa dia begitu ganas? Sampai-sampai meninggalkan bekas hm?" tanya Rainer dengan nada cibiran. "Ck! Sudahlah! Jangan urusi urusan ranjangku! Ayo cepat! Kita urus saja pek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD