Hansel menatap pada Jenita yang ada di depannya sekarang, wanita itu tersenyum manis pada Hansel yang berdiri di depannya. Jenita menyandarkan tubuhnya di d**a bidang Hansel. “Sayang, kita sudah mendapatkan apa yang kita mau sekarang. Kamu katanya mau punya anak denganku,” ucap Jenita tertawa kecil. Hansel mendorong tubuh Jenita yang memeluk dirinya. Matanya menatap tajam pada wanita itu dan menggeleng pelan. “Apa yang kau mau Jenita?” tanyanya tajam. Jenita tergelak. “Apa mauku? Sudah jelas kamu sayang. Aku hanya mau kamu, sampai kapanpun aku tidak mau orang lain. Aku hanya mau kamu yang berada di samping aku dan menjadi kekasih hatiku!” ucap Jenita. Hansel menggeleng. “Kau hanya terobsesi padaku Jenita, kita tidak bisa bersama! Sadarlah. Aku dan kamu itu memiliki hubungan yang tida

