99. Jangan Datang Lagi

1625 Words

Jenita menatap pada huru hara klub malam. Tatapan matanya menajam, dan dia menatap pada gelas yang ada di tangannya. Sialan. Kenapa Hansel tidak mau melihat pada dirinya lagi hah?! Padahal Jenita sudah mencoba untuk merayu lelaki itu agar jatuh sepenuhnya pada dirinya. Bukan malah Hansel jatuh pada Amel— si miskin tidak tahu diri itu. “Kau tampak sangat kacau.” Jenita menatap pada Marko yang duduk di depannya dengan seringai dari lelaki itu. Jenita berdecak kecil menatap pada Marko. “Kau juga akan sama kacaunya denganku nantinya. Kau tidak perlu menyembunyikan hubunganmu dengan Hana. Aku sudah tahu semuanya Marko, kau dan Hana memiliki hubungan. Cih! Hubungan terlarang katanya.” Jenita tersenyum sinis. Marko mendengar apa yang dikatakan oleh wanita itu tertawa kecil. “Hubungan terlar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD