86. Itu Yang Mau Dipertahankan?

1103 Words

Amel menatap lurus ke depan sambil memegang foto dirinya dan keluarganya yang saat itu tertawa bersama dan di dalam foto itu saat dimana Amel diterima di perusahaan Hansel bekerja. Dan mereka merayakan dengan memakan makanan yang begitu sederhana. Amel melihat pada foto itu kembali. Menghapus air matanya kesekian kalinya. Matanya sudah membengkak dan hidungnya memerah. “Bu, kalau Ibu tahu anak Ibu ini pernah lelah dan ingin pergi untuk selamanya lebih dulu. Tidak sanggup untuk bertahan karena semuanya harus Amel yang menanggung. Dan Amel pernah tahu ingin meminum racun.” Amel tertawa kecil. “Pak, Bapak itu Bapak yang terbaik bagi Amel. Tapi Amel kehilangan masa remaja dan segalanya untuk membantu kalian. Tapi apa? Kalian meninggalkan Amel yang telah berkorban banyak. Setidaknya kalau A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD