Hari wisuda Vivienne akhirnya tiba. Aula kampus sudah dipenuhi mahasiswa, dosen, dan keluarga yang datang memberikan dukungan. Semua kursi terisi, lampu-lampu terang menyinari ruangan, dan panggung besar dipersiapkan untuk memanggil para wisudawan satu per satu. Nancy duduk di deretan kursi depan bersama Vincent, wajahnya berbinar penuh kebanggaan. Ia mengenakan kebaya elegan warna biru muda. Vincent di sampingnya mengenakan jas hitam rapi, meski wajahnya tampak sedikit tegang. Di sisi lain, Jeremi duduk di samping Nancy. Lelaki itu tampak gelisah, terus menatap pintu masuk seolah menunggu seseorang. "Astaga, lihat anak kita, Vin..." bisik Nancy sambil menyeka sudut matanya ketika Vivienne berjalan ke kursi wisudawan dengan toga hitam dan selendang emas. "Vivienne... sudah sebesar ini.

