Hari-hari menjelang pernikahan itu dipenuhi dengan kesibukan dan ketegangan yang bercampur menjadi satu. Rumah besar keluarga Vincent tidak pernah sepi dari kedatangan orang-orang—desainer, penata rias, perencana acara, bahkan kerabat yang tiba-tiba muncul dengan berbagai komentar. Semua orang tahu bahwa keluarga besar Vincent tidak bisa membiarkan skandal ini berlarut-larut. Pernikahan harus segera dilaksanakan. Itu adalah cara paling cepat untuk meredam gosip dan menjaga kehormatan keluarga. Valiant menjalani semua persiapan dengan wajah muram. Setiap kali ia duduk di kursi fitting jas, ia hanya diam, menatap ke depan seolah tubuhnya ada di sana tetapi jiwanya entah ke mana. Nancy beberapa kali menepuk bahunya, memberi kekuatan meski dalam hatinya masih ada rasa kecewa yang belum sepenu

