Di ruang keluarga rumah orang tuanya, Vivienne duduk santai di sofa dengan perutnya yang mulai terlihat sedikit membuncit. Senyumnya terlihat manja ketika tangannya tiba-tiba menggenggam lengan Mama-nya, Nancy. "Mama, aku pengen banget rujak mangga muda," ucap Vivienne dengan wajah memelas. Nancy yang sedang membereskan meja langsung menoleh pada putrinya. "Rujak mangga muda? Kamu ngidam lagi, sayang?" tanyanya sambil tersenyum penuh kasih. Vivienne mengangguk cepat. "Iya, Ma. Pokoknya aku harus makan sekarang juga. Lidahku kayak nggak bisa diem kalau nggak ngerasain asam segernya rujak mangga muda. Tolong ya, Ma, buatin." Nancy tertawa kecil sambil mengelus rambut putrinya. "Ya ampun, Vivienne. Untung Mama punya persediaan mangga muda di kulkas. Papa kamu semalam baru beli di pasar, k

