Bab 115 : Proses Yang Tak Mudah

1106 Kata

Tubuh Zeya masih terengah di atas d**a Kenzo. Nafasnya belum stabil, pipinya menempel di d**a suaminya yang hangat dan berkeringat. Kamar itu hanya diisi napas mereka yang bersahutan, pelan tapi padat dengan sisa gairah. “Aku suka banget dipeluk kayak gini,” gumam Zeya manja, suaranya lembut dengan mata masih terpejam. Kenzo mengusap rambut Zeya pelan, jari-jarinya menyusuri tengkuk hingga ke punggung. “Aku lebih suka pas kamu meringkuk kayak kucing begini setelah kita selesai. Rasanya kayak kamu cuma milikku.” Zeya tertawa kecil, lalu mengangkat wajahnya, menatap Kenzo sambil menggigit pelan bibir bawahnya. “Ya emang aku milik kamu kok... seratus persen.” Kenzo menatap balik, lalu menyentuh pipi Zeya dan mengecup dahinya. “Kamu cantik banget.” Zeya mengangkat alis. “Baru sadar?” “Ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN