Jejak yang Mengarah Ke Atas

1095 Kata

PoV Raka Sudah hampir tengah malam ketika mobil kami berhenti tidak jauh dari kawasan pelabuhan. Udara di luar terasa lembap dan dingin. Bau asin laut bercampur dengan aroma solar dari kapal-kapal yang bersandar di dermaga. Aku duduk di kursi belakang mobil bersama Bagas. Di depan ada Arman, salah satu anggota tim operasional BNN yang sejak tadi memantau pergerakan melalui tablet di tangannya. Lampu-lampu pelabuhan terlihat berpendar dari kejauhan. Beberapa gudang besar berdiri berjajar seperti bayangan raksasa dalam gelap. Bagas menoleh ke arah Arman. “Dia sudah keluar dari apartemen?” Arman mengangguk tanpa mengalihkan pandangannya dari layar. “Sudah.” “Sendirian?” “Iya.” Aku ikut melihat layar tablet itu. Di sana terlihat titik kecil yang bergerak perlahan di peta digital.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN