Arsih terus menginjak gas dan rem silih berganti dengan lincah menembus jalanan, mengejar waktu agar Casey jangan sampai naik ke lantai kamar kostnya berada. Jantungnya berdegub kencang melihat kemacetan yang ada di hadapannya begitu mencekam sehingga memperlambat laju kendaraannya. Ingin rasanya Arsih terbang melintasi mobil-mobil yang memadati jalanan karena memang ini adalah jam macet, maklum saja, jam pulang kerja, semua perkerja berlomba untuk dapat segera kembali kerumah. Itu sebabnya Arsih lebih suka lembur karena tak perlu lelah di jalan menginjak rem dan gas bergantian membuat pegal kakinya. Selain itu manfaat lembur adalah dia mendapat biaya over time dan vitamin dari kantor, sekaligus pekerjaannya selesai tepat waktu. ' Ya, Lord! Tolonglah aku kali ini, jaga nama baikku, KAU t

