Beberapa hari sudah berlalu, Kiai Rahmat masih melakukan aktivitasnya seperti biasanya, mengajar dan bertemu dengan para Ulama dari berbagai daerah. Namun setiap langkahnya terasa berat dan setiap pembahasan apapun Kiai Rahmat tidak begitu fokus. Sebab sejak hari itu, Kiai Rahmat tidak bisa menemui istrinya. Bukan tidak berusaha, beliau tidak ingin membuat semuanya menjadi runyam dan membiarkan Ummi Fatimah tenang untuk beberapa hari. Namun ada hal yang membuatnya merasa kesal, Ummi Fatimah menemui Tuan George, meskipun tidak berduaan tetapi tetap saja membuatnya tidak terima. Hari ini, Kiai Rahmat berhadapan langsung dengan Tuan George. Di usia yang sudah tidak muda lagi dengan beberapa rambut yang mulai memutih itu, keduanya terlihat masih sangat tampan dan gagah. Mungkin bisa d

